Zero Break Down through Small Defect Elimination : Penanganan kerusakan mesin sampai pada sumber masalahnya

Zero Break Down through Small Defect Elimination : Penanganan Kerusakan Mesin Sampai Pada Sumber Masalahnya

Tanggal
3 Februari 2014
3 Maret 2014
7 April 2014
12 Mei 2014
16 Juni 2014
15 Juli 2014
8 September 2014
13 Oktober 2014
10 Nopember 2014
9 Desember 2014

Pukul
09.00 – 16.00 WIB

Tempat
Hotel Harris Tebet, Jakarta

INVESTATION PRICE/PERSON :    

  • Rp 2.250.000/peserta (bayar penuh)  atau
  • Rp 2.000.000/peserta (early bird, yang membayar 1 minggu sebelum training) atau
  • Rp 1.750.000/peserta (grup, untuk 3 peserta atau lebih dari 1 perusahaan yang sama)

FACILITIES FOR PARTICIPANTS:

  1. Training Module
  2. Flash Disk contains training material
  3. Certificate
  4. Stationeries: NoteBook and Ballpoint
  5. T-Shirt
  6. Backpack
  7. Training Photo
  8. Training room with Full AC facilities and multimedia
  9. Lunch and twice coffeebreak every day of training
  10. 10. Qualified Instructor
  11. 11. Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training – VV (if minimal participants is 4 persons from the same company)

Pengantar Training :
Sering kita mendengar kerusakan yang terjadi pada suatu mesin tidak pernah selesai. Baru selesai di perbaiki, 1 atau 2 hari kemudian terjadi kerusakan kembali. Padahal pihak departemen yang bertanggung jawab (Engineering / Maintenance) telah berusaha maksimal agar kerusakan tidak terjadi lagi. Mengapa hal ini bisa terjadi….???

Suatu mesin atau peralatan akan mengalami kerusakan jika keluar dari daerah / zone “Ideal State”. Dimana salah satu indikasi yang ditampakkan oleh mesin yang berada di luar “Ideal State” adalah munculnya apa yang dinamakan Small Defect. Small Defect inilah yang akan bersinergi dengan Small Defect yang lain untuk membentuk suatu energi yang dapat mengeluarkan status mesin berada di luar “Ideal State” nya.

Hukum Heinrich Law’s Mengatakan bahwa 1 kerusakan besar (mengakibatkan mesin break down) berasal dari 29 kerusakan-kerusakan kecil dan 29 kerusakan kecil tersebut muncul karena bersinerginya 300 Small Defect yang ada pada mesin tersebut.

Di dalam training akan dipaparkan jenis-jenis small defect yang ada, pengenalan small defect sampai dengan cara untuk menghilangkan small defect yang ada dan juga teknik-teknik untuk melakukan overhauling kecil suatu mesin sehingga hasilnya adalah tidak terulangnya kerusakan yang pernah terjadi.

Metode Training
Training ini disajikan dan disampaikan dalam bentuk

  1. Diskusi
  2. Sharing
  3. Pelatihan study kasus

Program Outline :

  1. SEJARAH PERKEMBANGAN DUNIA INDUSTRI
  2. APA ITU SMALL DEFECT
  3. HUBUNGAN ANTARA CLEANING IS INSPECTION DAN SMALL DEFECT
  4. APA ITU IDEAL STATE
  5. KONSEP SMALL DEFECT DENGAN ZERO BREAK DOWN
  6. JENIS-JENIS KERUSAKAN MESIN: MECHANICAL FAILURE DAN MINOR STOPPAGE
  7. KONSEP PENCAPAIAN MECHANICAL FAILURE DAN MINOR STOPPAGE
  8. RESTORATION OF DETERIORATION & DEFECT
  9. POTENCIAL SOURCE DAN PROBLEM LIST SEBAGAI TOOLS UNTUK MENGHILANGKAN SMALL DEFECT
  10. APA ITU 3-GEN DAN 2-GEN
  11. FUNGSI DAN PERAN 3-GEN DAN 2-GEN DALAM PENCAPAIAN ZERO BREAK DOWN
  12. EVENT OBSERVATION SHEET DAN PRODUCTION PROCESS MASTER SHEET SEBAGAI TOOLS DALAM MENJALANKAN 3-GEN DAN 2-GEN)

Pelatihan Ini Sangat Penting Bagi :
Teknisi / Supervisor / Foreman Maintenance / Engineering • Operator mesin / Line Leader / Kepala Regu / Supervisor Produksi Dan lain-lain.

Intruktur Training
INDRO AGUNG HANDOKO
Beliau telah berkecimpung di dalam dunia industri kurang lebih 15 tahun. Maintenanance dan Produktifitas, 2 hal yang sangat berkaitan dan saling menunjang telah dikembangkan menjadi suatu sinergi yang hebat dalam suatu sistem manufacture. Sejak tahun 1999 telah mempelajari dan mengetrapkan Konsep TPM dan Kaizen di dalam suatu industri. Kelebihan dan kekurangan dari implementasi TPM dan Kaizen ini telah dikenali dan diketemukan solusinya.

Awal tahun 2003, mendapatkan Sertificate TPM Basic dari Jepang dan disusul dengan penerimaan Sertificate TPM Advance juga dari Jepang pada akhir tahun 2004. Penerimaan sertificate tersebut tidak diperoleh secara teoritis saja tetapi juga dengan implementasi di Lapangan. Tidak ketinggalan juga, Sertificate Kaizen Basic dan Advance juga telah diperoleh pada tahun 2001 dan 2005.

Berbekal pengalaman yang mendalam dan sertificate yang diperoleh, berbagai macam project telah berhasil dikerjakan dan berhasil dengan sukses. Project tersebut antara lain:

  1. Develop / training 25 group TPM dengan masing-masing group beranggotakan 5-8 orang dari tahun 2003 – 2006. Secara overall dengan TPM berhasil menurunkan Break Down rata-rata 15%, bahkan ada yang mencapai 40%.
  2. Develop / training 8 group Kaizen dengan masing-masing group beranggotakan 5-8 orang dari tahun 2001 – 2006. Secara overall dengan Kaizen, produktifitas dapat ditingkatkan rata-rata 20%.
  3. Presentasi tentang Keberhasilan TPM di Jepang pada tahun 2005.
  4. Pada November 2006 mendapat Medali Perak pada ICQCC, suatu konvensi international tentang QCC / SGA.
  5. Pada Februari 2007 menjadi pemenang ke-2 dalam lomba Best Practice Competition yang diselenggarakan oleh Omron Head Quarter di Kyoto-Japan.

 

Pendaftaran Sementara
  1. (required)
  2. (required)
  3. (valid email required)
  4. (required)
  5. (required)
  6. (required)
  7. Mohon tidak memesan tiket perjalanan / akomodasi penginapan sebelum ada kepastian training akan berjalan. Jika ada pertanyaan bisa menghubungi 0851-0249-5051 dan 0899-812-1246
  8. Jika Anda mendaftarkan training ini untuk orang lain mohon cantumkan nama dan email di bawah ini
  9. Captcha
 

cforms contact form by delicious:days